Bupati Bireuen Terima 20 Mahasiswa KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Periode CXX

Bupati Mukhlis secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Periode CXX di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (8/7).
FOR TREND RAKYAT
TrendRakyat | Bireuen – Bupati Bireuen, Ir Mukhlis ST, secara resmi menerima 20 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Periode CXX di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (8/7). Prosesi tersebut menandai dimulainya pengabdian para mahasiswa di Kabupaten Bireuen.
Sebanyak 20 mahasiswa akan menjalani program KKN selama 45 hari. Mereka berasal dari berbagai fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.
Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa ditempatkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Gandapura dan Kecamatan Peusangan Selatan. Lokasi pengabdian berada di Gampong Alue Mangki dan Gampong Uteuen Gathom.
Acara penerimaan turut dihadiri Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Bireuen, Mulyadi, S.H., M.M., Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mawardi, S.STP., M.Si., Camat Gandapura, Camat Peusangan Selatan, para keuchik Gampong Alue Mangki dan Gampong Uteuen Gathom, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ferry Julianto.
Dalam sambutannya, Ferry Julianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan KKN. Menurutnya, keberhasilan program pengabdian tidak terlepas dari kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.
"Kami dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membawa 20 mahasiswa untuk melaksanakan KKN di Kecamatan Gandapura dan Peusangan Selatan selama 45 hari. Pelaksanaan KKN ini tentu melibatkan berbagai pihak dan mitra. Kami berharap dapat terjalin kerja sama yang lebih erat sehingga program-program pengabdian ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengingatkan para mahasiswa agar memanfaatkan masa KKN secara maksimal dengan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, waktu pengabdian selama satu setengah bulan relatif singkat sehingga mahasiswa harus mampu meninggalkan kesan positif melalui karya dan kontribusi yang bermanfaat.
"Berbicara tentang KKN, waktu satu bulan setengah itu tidaklah lama. Yang paling penting adalah apa yang dapat kalian tinggalkan dan lakukan untuk masyarakat. Bangunlah komunikasi yang baik dengan masyarakat karena di sanalah kalian akan memperoleh pelajaran berharga. Ini merupakan pendidikan nonformal yang tidak diperoleh di bangku kuliah. Sebagai insan intelektual, hadirkan nilai-nilai positif yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Selamat bertugas," pesan Mukhlis.
Sebagai simbol dimulainya masa pengabdian, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan almamater serta pemakaian rompi dan topi KKN secara simbolis oleh Bupati Bireuen kepada perwakilan mahasiswa. Prosesi tersebut menandai dimulainya pelaksanaan KKN UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Periode CXX di Kabupaten Bireuen.
Melalui program KKN ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mampu membangun sinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di tingkat gampong. (rel)