Bupati Mukhlis Ajak Lulusan Universitas Almuslim Jadi Agen Perubahan untuk Kemajuan Bireuen
0 menit baca
TrendRakyat | Bireuen – Bupati Bireuen, H Mukhlis ST, menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Program Diploma, Sarjana, dan Magister Angkatan XL Tahun 2026 Universitas Almuslim yang berlangsung di Kampus Universitas Almuslim, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/6/2026).
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRK Bireuen, perwakilan Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Aceh, A Murtala, unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen, Rektor dan Wakil Rektor Universitas Almuslim, Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Ketua Pembina dan Pengurus Yayasan Almuslim Peusangan, Ketua dan anggota Senat Universitas Almuslim, sivitas akademika, unsur Forkopimcam Peusangan, organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, serta para wisudawan dan keluarga.
Dalam sambutannya, Bupati Mukhlis mengaku merasa bahagia, bangga, dan terhormat dapat hadir pada momentum penting tersebut. Sebagai kepala daerah sekaligus alumni Universitas Almuslim, ia mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan kampus yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup dan kariernya.
“Saya berdiri di hadapan Saudara-saudara sekalian pada hari yang khidmat ini dengan membawa kebahagiaan, kehormatan, sekaligus kebanggaan tersendiri. Sebagai Kepala Daerah sekaligus salah seorang alumni yang pernah menimba ilmu di Universitas Almuslim, saya merasakan ikatan emosional yang sangat kuat dengan almamater tercinta ini,” ujar Mukhlis.
Menurutnya, wisuda merupakan momentum yang sangat istimewa karena menjadi penanda keberhasilan sebuah proses panjang dalam menuntut ilmu hingga mencapai puncak pencapaian akademik. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bireuen dan seluruh masyarakat, ia menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Diploma, Sarjana, maupun Magister.
Ia mengatakan, keberhasilan yang diraih para wisudawan merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta doa dan dukungan yang diberikan orang tua, keluarga, dan seluruh sivitas akademika. Karena itu, ia mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya kepada masyarakat, bangsa, dan daerah.
Mukhlis juga menegaskan bahwa tantangan masa depan akan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan meningkatnya persaingan global. Oleh karena itu, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai perubahan.
“Saya berharap lulusan Angkatan XL Tahun 2026 mampu menjadi agen perubahan yang inovatif, produktif, dan mampu menciptakan solusi atas berbagai tantangan pembangunan. Kabupaten Bireuen sangat membutuhkan kontribusi nyata dari generasi muda terdidik di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, teknologi, hingga pelayanan publik,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Mukhlis juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika Universitas Almuslim yang terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia berkualitas. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat guna melahirkan berbagai inovasi yang berdampak langsung terhadap kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah.
Pada Wisuda Angkatan XL Tahun 2026 ini, Universitas Almuslim mewisuda sebanyak 666 lulusan yang terdiri atas program Diploma, Sarjana, dan Magister. Dari jumlah tersebut, Program Pascasarjana meluluskan 83 orang, Fakultas Pertanian 53 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 299 orang, Fakultas Teknik 31 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 98 orang, Fakultas Ilmu Komputer 48 orang, Fakultas Ekonomi 12 orang, serta Fakultas Kesehatan 42 orang.
Sementara berdasarkan kategori kelulusan, sebanyak 106 lulusan berhasil meraih predikat Pujian (Cumlaude), sedangkan 560 lulusan lainnya memperoleh predikat Sangat Memuaskan. Prosesi wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi Universitas Almuslim dalam melahirkan generasi intelektual yang siap berkontribusi bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara melalui ilmu pengetahuan, keterampilan, serta pengabdian nyata kepada masyarakat. (red)
