Surya Dharma Ajak Warga Bireuen Pilah Sampah dari Rumah demi Jaga Lingkungan
TrendRakyat | Bireuen – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen, Surya Dharma SH, mengajak masyarakat untuk membangun budaya peduli lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar dalam mengurangi pencemaran lingkungan dan menjaga kebersihan kawasan pesisir.
Ajakan itu disampaikan Surya Dharma saat menghadiri kegiatan bersih pantai dan edukasi pemilahan sampah yang berlangsung di Pantai Cemara, Desa Lingka Kuta, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/6/2026).
Dalam sambutannya, Surya menegaskan bahwa kegiatan bersih pantai tidak sekadar memungut sampah yang berserakan di pesisir, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.
"Hari ini kita tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.
Menurutnya, pantai memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan masyarakat pesisir, penyangga ekosistem, sekaligus aset daerah yang bernilai ekonomi dan wisata. Karena itu, menjaga kebersihan kawasan pantai menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat.
Ia menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bireuen. Sampah yang tidak dikelola dengan baik, kata dia, berpotensi mencemari sungai dan laut, merusak ekosistem, mengancam kesehatan masyarakat, hingga menurunkan kualitas hidup warga.
"Selama ini kita sering berbicara tentang lingkungan yang bersih. Namun lingkungan yang bersih tidak akan terwujud hanya melalui slogan atau kegiatan seremonial. Dibutuhkan kebiasaan, kedisiplinan, dan kesadaran kolektif masyarakat," katanya.
Untuk itu, Surya mengajak masyarakat mulai menerapkan pemilahan sampah dari sumbernya dengan memisahkan sampah organik, anorganik, dan sampah yang masih memiliki nilai daur ulang.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA), meningkatkan nilai ekonomi sampah, serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Penanganannya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas lingkungan, hingga masyarakat luas.
Surya mengapresiasi keterlibatan para pemuda, mahasiswa, pelajar, relawan, dan berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Kehadiran dan partisipasi seluruh peserta hari ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih tumbuh dan hidup di tengah masyarakat," ujarnya.
Sebagai unsur pimpinan DPRK Bireuen, Surya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan, memperkuat edukasi masyarakat, mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta menghadirkan kebijakan yang berpihak pada lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Ia berharap kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi menjadi titik awal perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan.
"Masa depan lingkungan Bireuen ditentukan oleh tindakan kita hari ini. Mari mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar untuk mewariskan pantai yang bersih, laut yang sehat, serta lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang," pungkasnya. (red)
