BREAKING NEWS

Bantu Petani Gandapura, Keuchik Tanjong Raya Puji Bupati Bireuen

Keuchik Tanjong Raya, Mauliadi.

TrendRakyat | Bireuen
– Ratusan petani di Kecamatan Gandapura sempat menghadapi kondisi kritis akibat rusaknya saluran irigasi Leung Paya Gurugoh yang mengalami pendangkalan parah pascabanjir. Situasi tersebut menghambat aliran air dan mengancam sekitar 350 hektare lahan persawahan di sembilan desa dalam wilayah Kemukiman Buket Rata dan Buket Antara.

Saluran irigasi sepanjang kurang lebih 6 kilometer itu nyaris tidak berfungsi di tengah masa tanam yang terus berjalan. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gagal panen yang berdampak besar terhadap ekonomi petani setempat.

Keuchik Gampong Tanjong Raya, Tgk Mauliadi, mengungkapkan bahwa situasi di lapangan saat itu sudah sangat genting. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Bireuen terkait dinamika yang sempat terjadi, khususnya mengenai permintaan penggunaan alat berat pribadi.

“Atas nama masyarakat, kami menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Bupati. Saat itu kami sempat meminta bantuan alat berat pribadi, namun setelah dilakukan peninjauan, ternyata belum siap sehingga penanganannya membutuhkan waktu hingga hampir dua minggu,” ujarnya kepada TrendRakyat, Senin (13/04/2026).

Ia menegaskan, keterlambatan penanganan irigasi meski hanya sebentar dapat berdampak besar bagi petani.

“Kalau terlambat sedikit saja, sekitar 350 hektare sawah bisa gagal panen. Ini menyangkut penghidupan masyarakat di sembilan desa,” tegasnya.

Mauliadi juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, intervensi langsung dari Bupati menjadi faktor utama dalam menyelamatkan lahan pertanian dari ancaman gagal panen.

“Kami sangat berterima kasih. Bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini menyelamatkan hasil panen dan ekonomi petani,” pujinya kepada Bupati Bireuen.

Saat ini, kondisi irigasi Leung Paya Gurugoh mulai berangsur normal dan aliran air kembali mengairi persawahan warga. Masyarakat pun berharap perhatian terhadap infrastruktur pertanian dapat terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (red)



Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar