Mahasiswa KIP Fakultas Teknik Universitas Almuslim Didorong Jadi Duta Kampus
| Fakultas Teknik Universitas Almuslim menggelar kegiatan coffee morning bersama mahasiswa penerima KIP Kuliah, di Cafe Jati Kuphi Matangglumpangdua, Selasa (14/04/2026). For Trend Rakyat |
TrendRakyat | Bireuen - Fakultas Teknik Universitas Almuslim (Umuslim) menggelar kegiatan coffee morning bersama mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, di Cafe Jati Kuphi Matangglumpangdua, Selasa (14/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri pimpinan fakultas, ketua program studi, organisasi mahasiswa (ormawa), dosen, serta mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil, Arsitektur, dan Ilmu Lingkungan.
Selain itu, Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Senat Fakultas Teknik, Mahdi, Wakil Dekan Bidang Administrasi dan Keuangan, Ir Ammar Fadhil, serta para ketua program studi, yaitu Ir Royanna Sakura (Teknik Sipil), Fitri Muliani (Arsitektur), dan Ir Maysa Fitri (Ilmu Lingkungan), bersama seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antara dosen dan mahasiswa, kegiatan ini juga difokuskan pada pembinaan dan penguatan peran mahasiswa KIP sebagai duta kampus.
Dalam forum yang dialogis tersebut, mahasiswa didorong untuk meningkatkan kapasitas, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menempatkan mahasiswa penerima KIP sebagai agen promosi sekaligus penggerak citra positif perguruan tinggi di tengah masyarakat.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Almuslim, Dr Muhammad Yanis, menegaskan, mahasiswa penerima KIP memiliki posisi strategis sebagai representasi institusi.
“Mahasiswa penerima KIP tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus mampu menjadi wajah kampus di tengah masyarakat. Mereka perlu memahami nilai dan keunggulan program studi serta mampu mengomunikasikannya secara efektif,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa penerima KIP semakin percaya diri, berprestasi, dan mampu berperan sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Yanis menambahkan, pembinaan berkelanjutan menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara intelektual, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Penguatan tersebut turut didukung oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Ir Suhaimi, yang menekankan pentingnya soft skills sebagai bekal utama di dunia profesional.
“Keberhasilan mahasiswa ditentukan oleh keseimbangan antara kemampuan akademik dan keterampilan adaptif dalam berinteraksi serta berkontribusi di masyarakat,” ungkapnya.
Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa. Mereka berbagi pengalaman selama menjalani perkuliahan dengan dukungan KIP Kuliah, sekaligus menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan prestasi dan berperan sebagai duta kampus. (red)
