Dosen FE Universitas Almuslim Raih Pendanaan BIMA 2026

Al Mahfud Saputra
TrendRakyat | Bireuen - Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Almuslim (Umuslim) kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Dua dosen Program Studi Manajemen Ritel berhasil meraih pendanaan Program Bantuan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (BIMA) Tahun 2026, dengan fokus pelaksanaan kegiatan di Provinsi Aceh yang saat ini berada dalam fase pemulihan pascabencana.
Kedua dosen tersebut adalah Al Mahfud Saputra, yang memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT), serta Syarifah Maihani, yang berhasil meraih pendanaan pada skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).
Keberhasilan ini mencerminkan meningkatnya kualitas akademik dan daya saing dosen Universitas Almuslim dalam kompetisi nasional, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Aceh.
Pada bidang penelitian, Al Mahfud Saputra mengangkat judul “Strategi Transformasi Digital UMKM Pascabencana: Peran Kapabilitas Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan".
Penelitian ini akan dilaksanakan di Provinsi Aceh dengan tujuan merumuskan strategi adaptif berbasis digital guna memperkuat ketahanan UMKM dalam menghadapi dinamika pascabencana, sekaligus meningkatkan daya saing dan loyalitas pelanggan.
Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, Syarifah Maihani mengusung program berjudul “Penguatan Ketahanan Usaha UMKM Perempuan Melalui Pendampingan Modul Produksi, Pemasaran Digital, dan Manajemen Usaha Berkelanjutan”.
![]() |
| Syarifah Maihani |
Program ini difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM perempuan melalui pendampingan terstruktur yang mencakup aspek produksi, pemasaran digital, serta pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Salah satu penerima pendanaan, Al Mahfud Saputra, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini menjadi motivasi besar bagi dirinya sebagai dosen yang relatif baru memulai karier akademik di Universitas Almuslim.
“Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Subhānahu wa Ta‘ālā, dan shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallāhu ‘Alaihi Wasallam. Saya sangat bersyukur karena sebagai dosen yang baru aktif mengajar sejak September 2024 di Program Studi Manajemen Ritel Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, saya kembali diberikan amanah untuk meraih pendanaan BIMA pada tahun 2026,” ujarnya kepada media ini, Minggu (12/04/2026).
Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025 dirinya juga telah memperoleh pendanaan BIMA melalui skema Penelitian Dosen Pemula (PDP). Namun, seiring meningkatnya skor SINTA yang telah melampaui batas untuk pengajuan skema tersebut, pada tahun ini ia mengajukan proposal pada skema yang lebih tinggi, yaitu Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi (PKPT).
“Tahun ini saya mencoba naik ke skema PKPT dan Alhamdulillah diberi kesempatan untuk berkolaborasi dengan dosen profesor dari Universitas Syiah Kuala. Kerja sama ini sangat penting bagi saya, terutama dalam memperkuat kualitas penelitian dan menyiapkan luaran ilmiah yang terarah pada publikasi internasional bereputasi, termasuk artikel terindeks Scopus,” jelasnya.
Al Mahfud juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam perjalanan akademiknya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua orang tua saya yang telah tiada, namun doa dan perjuangan mereka selalu menjadi kekuatan dalam hidup saya. Terima kasih kepada istri dan anak saya yang senantiasa mendoakan. Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada Bapak Rektor, pimpinan lembaga, seluruh sivitas akademika, para dosen Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, serta rekan-rekan semua yang terus memberikan dukungan dan semangat,” tuturnya.
Ia berharap penelitian yang dilakukan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penguatan UMKM di Aceh agar lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing di tengah tantangan pascabencana.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika Universitas Almuslim untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak luas, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional. (red)
