BREAKING NEWS

Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen Dapat Bantuan Daging Meugang dari Ceulangiek dan Keuchik Noh

Ceulangiek bersama Keuchik Noh, membawa puluhan Kilogram daging meugang kepada korban bencana yang mengungsi di tenda pengungsian halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (19/3) sore.
For Trend Rakyat

TrendRakyat – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rusyidi Mukhtar yang akrab disapa Ceulangiek, bersama Anggota DPR Kabupaten Bireuen dari Partai Aceh, M Yunus atau Keuchik Noh, membantu puluhan Kilogram daging meugang kepada korban bencana yang mengungsi di tenda pengungsian halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis (19/3) sore.

Bantuan tersebut diberikan bertepatan dengan tradisi meugang yang menjadi momen penting bagi masyarakat Aceh menjelang hari lebaran. Daging yang disalurkan tersebut, langsung dimasak oleh para korban di lokasi pengungsian agar para korban bisa segera menikmatinya bersama-sama.

Dalam kesempatan tersebut, Ceulangiek mengaku, bantuan daging meugang yang diantarnya tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Ia menilai, meskipun dalam kondisi sulit, tradisi meugang tetap harus dirasakan oleh para pengungsi agar semangat kebersamaan dan kekeluargaan tetap terjaga.

"Semoga perhatian kecil ini dapat sedikit meringankan beban para korban di tengah kondisi yang serba terbatas. Ini bentuk dukungan moral kepada para pengungsi," sebutnya.

Ceulangiek juga menegaskan, pihaknya akan terus berupaya memperjuangkan bantuan lanjutan bagi para korban bencana, termasuk kebutuhan logistik. Ia mengaku prihatin melihat kondisi pengungsi yang masih bertahan di tenda darurat.

"Kami mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun elemen masyarakat lainnya, untuk bersama-sama membantu para korban di tenda pengungsian agar dapat segera bangkit dari kondisi yang dihadapi saat ini," ajak Ceulangiek.

Sementara itu, Keuchik Noh menyebutkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmennya selaku perwakilan rakyat di parlemen dalam membantu masyarakat, terutama saat tertimpa musibah. Ia menilai, momen meugang harus menjadi sarana berbagi dengan sesama.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi para pengungsi. Terlebih, dalam situasi bencana, perhatian dan kepedulian menjadi hal yang sangat berarti bagi korban bencana.

Keuchik Noh juga menyebutkan, pihaknya akan terus memantau kondisi para pengungsi dan siap menjembatani aspirasi mereka kepada pemerintah daerah. "Penanganan pascabencana harus menjadi prioritas pemerintah agar masyarakat tidak berlama-lama tinggal di pengungsian," sebutnya. 

Salah seorang pengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen, Jamilah, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengaku sangat terbantu, terutama karena bantuan tersebut datang di momen hari meugang.

Hal senada juga disampaikan korban bencana lainnya, Hamli. Ia mengaku senang karena masih ada pihak yang peduli terhadap kondisi mereka. Meski demikian, ia dan pengungsi lainnya berharap adanya kepastian terkait tempat tinggal. "Kita akan tetap bertahan di lokasi hingga lebaran jika belum ada kejelasan mengenai hunian," sebutnya. (red)




Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar