Ceulangiek Didampingi Jubir KPA Pusat dan Keuchik Noh Kembali Salurkan Bantuan untuk Pengungsi di Kantor Bupati Bireuen
![]() |
| Ceulangiek didampingi Jubir KPA Pusat dan Keuchik Noh menyerahkan bantuan titipan Gubernur Aceh kepada para pengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen, Jumat (14/3) malam. For Trend Rakyat |
TrendRakyat – Momentum malam pertama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Kabupaten Bireuen, Rusyidi Mukhtar atau yang akrab disapa Ceulangiek, untuk kembali menyambangi para korban bencana yang mengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen, Jumat malam (14/3) sekitar pukul 21.00 Wib.
Kunjungan tersebut dilakukan bersama Juru bicara (Jubir) Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Teungku Zakaria N Yacob alias Bang Jack Libya dan Anggota DPRK Bireuen, M Yunus yang lebih dikenal dengan sebutan Keuchik Noh. Dalam kesempatan itu, mereka menyalurkan bantuan titipan dari Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, atau yang akrab disapa Mualem.
Ini merupakan kali keempat Ceulangiek bersama koleganya menyalurkan bantuan dari Pemerintah Aceh kepada para pengungsi. Sebelumnya, ia juga telah membantu pembagian daging meugang yang dimasak langsung di lokasi pengungsian.
Pada kunjungan kali ini, bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan dapur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan satu unit mobil pick-up dan langsung dibagikan kepada para pengungsi.
“Malam ini kami kembali hadir mengantarkan bantuan titipan Gubernur Aceh satu mobil pick-up untuk para korban bencana yang saat ini mengungsi di halaman Kantor Bupati Bireuen,” ujar Ceulangiek.
Ia merincikan, bantuan tersebut meliputi puluhan sak beras, minyak goreng, mie instan, air mineral, makanan ringan, kompor gas, baju lebaran, sarung, serta berbagai peralatan dapur lainnya yang dibutuhkan pengungsi.
Ceulangiek juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Aceh atas kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana di Bireuen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mualem atas perhatian dan kepeduliannya. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana di pengungsian,” katanya.
Selain itu, Ceulangiek menegaskan pentingnya akurasi dalam pendataan korban bencana. Ia meminta tim verifikasi bekerja secara profesional, objektif, dan transparan agar tidak merugikan masyarakat.
“Pendataan harus benar-benar akurat. Jangan sampai ada korban yang dirugikan karena dinyatakan tidak memenuhi kriteria. Jangan ada yang bermain dalam pendataan. Jika ada indikasi penyimpangan, silakan dilaporkan,” tegasnya.
Sementara itu, Jubir KPA Pusat, Bang Jack Libya, berpesan agar bantuan yang diberikan oleh Gubernur Aceh dapat dimanfaatkan dengan baik. "Semoga korban bencana tabah dalam menghadapi semua cobaan saat ini," sebutnya.
Hal senada juga disampaikan Keuchik Noh. Anggota DPRK Bireuen tersebut turut prihatin dengan kondisi korban bencana yang masih tinggal di tenda pengungsian.
"Semoga Pemerintah daerah (Pemda) segera mungkin dapat mencari solusi untuk korban bencana yang masih tinggal di tenda pengungsian halaman kantor Bupati Bireuen. Sayang anak-anak masih kecil terpaksa tidur di tenda," sebutnya. (red)
