BREAKING NEWS

Albajili-Mufaddhal, Dua Pesepak Bola Asal Gandapura Ukir Sejarah di PON Aceh 2024



Albajili (kiri) dan Muhammad Mufaddhal (kanan)

TrendRakyat - Tim sepak bola Pekan Olahraga Nasional (PON) Provinsi Aceh, berhasil meraih medali perunggu di ajang PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024, setelah menundukkan Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan skor 2-1 di laga perebutan posisi ketiga pada Rabu, 18 September 2024.

Tim PON Aceh harus puas di posisi ketiga, setelah sebelumnya kalah tipis dari Jawa Timur (Jatim) dengan skor 3-2 di laga semi final yang dihelat di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Kekalahan tersebut tak mengejutkan penikmat sepak bola Indonesia, mengingat Jatim merupakan salah satu tim yang diunggulkan di perhelatan PON XXI kali ini, karena diperkuat oleh talenta-talenta muda berpengalaman di dunia pesepakbolaan, dan juga dilatih oleh salah satu coach terbaik di Indonesia asal Aceh, Fakhri Husaini.

Bahkan, jauh-jauh hari, Jatim dan Aceh digandang-gadang mempunyai peluang yang sama untuk meraih medali emas. Namun tak bisa dielak, keduanya harus berhadapan di laga semi final untuk memperebutkan tiket ke final. Artinya, salah satu tim terpaksa tak bisa mencium atmosfer final PON XXI tahun ini.

Namun demikian, Aceh yang harus puas meraih medali perunggu, juga patut diapresiasi dan diacungi jempol. Selama fase grub, mereka menampilkan permain yang indah, sehingga dapat meraih poin sempurna dengan tiga kali kemenangan atas lawannya.

Bermaterikan pemain-pemain muda dari berbagai kabupaten/kota, yang sudah dipersiapkan selama lima bulan lamanya oleh coach Mukhlis Rasyid dan kolega, menjadikan Aceh diperhitungkan di PON XXI kali ini, khususnya cabang olahraga sepak bola.

Dari 24 nama pemain sepak bola PON Aceh, dua pesepak bola terbaik asal Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen yaitu, Albajili (19) dan Muhammad Mufaddhal (21), menjadi sorotan masyarakat setempat setelah mengukir sejarah baru bagi tempat kelahirannya.

Betapa tidak, selama perhelatan PON sejak tahun 1948 bertepatan dengan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-3, baru kali ini putra asal Gandapura dapat meraih medali di ajang sepak bola PON.

Tak hanya itu, sejak perhelatan PON dari tahun 1948 di Jakarta, Albajili-Mufaddhal merupakan anak muda Gandapura ketiga dan keempat yang dipercaya di ajang empat tahunan itu, setelah sebelumnya di tahun 1989 silam, ada dua nama asal Gandapura yang bermain di gelaran PON yaitu, M Sani dan Bejo Jayadi.

Keberadaan mereka berdua dalam skuad PON Aceh merupakan pembuktian bahwa Gandapura masih melahirkan talenta-talenta muda sepak bola di Provinsi Aceh.

Muhammad Mufaddhal, merupakan remaja yang lahir di Gampong Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Putra kesayangan Ismail Adam dan Salma tersebut mengaku bahwa, tim PON Aceh telah berusaha semaksimal mungkin untuk persiapan tim.

"Kami sudah berlatih selama lima bulan sebelum PON di mulai. Banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapatkan dari para pelatih, semoga dengan ilmu yang telah didapatkan, menjadikan kami lebih bersemangat dalam berlatih ke depannya," sebut pemain Persip Pasee di Liga 3 Aceh dan pemain PORA Bireuen 2022 itu.

Sementara Albajili, kepada media ini juga mengaku akan terus berlatih sepak bola ke depannya, sembari menempuh jenjang perkuliahan di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.

"Saya masih berumur 20 tahun. Artinya, masih butuh bimbingan dan pengalaman ke depannya di dunia sepak bola. Karenanya, saya akan terus bekerja keras untuk menggapai semua impian," kata putra kelahiran 12 April 2005 tersebut.

Putra kebanggaan masyarakat Gampong Lingka Kuta itu juga mengaku bahwa banyak pelajaran berharga yang dipelajari selama bergabung dengan tim PON Aceh, baik dari segi latihan fisik maupun taktik. 

"Bergabung dengan kawan-kawan di PON Aceh merupakan kebanggaan tersendiri dan awal yang baik bagi karir saya. Semoga saya dapat memaksimalkan kesempatan yang sudah diperoleh, sebagai motivasi ke depan untuk lebih berkembang," kata sapaan Alba itu. (red)


Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar